.:: WaDi aL QuRRa' ::.

BISMILLAH... IQRA!.. AFHAM!.. AMAL!... Dunia ini adalah perlembahan yang subur dengan ilmu YANG MAHA KUASA... Jika bukan kita yang mengusahakan dan menuainya... Siapa lagi yang lebih berhak?...

~ Memaknakan Ramadhan ~

Bismillah...

Maksud firman Allah SWT :
" Wahai orang-orang yang beriman! Kamu diwajibkan berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang yang dahulu daripada kamu, supaya kamu bertakwa "
al Baqarah : 183

Alhamdulillah, segala puji buat tuhan sekalian alam, tanpaNya tiada kita disini, tiada juga alam ini. Selawat dan salam buat baginda junjungan, wakil tuhan membawa rahmat, tanpaNya rosaklah manusia, penghidupan sia sia.

Setiap yang ada di dunia ini pasti ada dengan disekalikan pakej hikmahnya, tidak kiralah hatta khinzir sekalipun, disebalik kenajisannya, ada ibrah dan hikmah di sebalik penciptaan, pasti!. Nah, apalagi jika Ramadhan, Ramadhan kareem...Ramadhan yang mulia kita katakan, hikmahnya pasti beribu ribu, namun hikmah bukanlah seperti bola yang boleh datang bergolek. Mahukan hikmah, carilah...

Ramadhan itu hanyalah nama satu bulan, ia hanyalah seperti bulan2 yang lain, akan tetapi ia menjadi mulia kerna Allah memuliakan ia, mewajibkan puasa didalamnya, nuzul al quran, lailatul qadr dan sebagainya. Ramadhan itu tidak akan menjadi mulia juga bagi kita, jika kita tidak dapat memaknakan dgn sebenar benarnya. Apa Ramadhan akan bermakna jika kita bertindak sama saja seperti sebelumnya?...terus lalai dan cuai dengan agama, mengejar dunia bertuhan material.

Namun, dalam pada itu, jangan pula kita menjadi hamba Ramadhan kerna ramadhan akan pergi. Beribadah bagai nak rak ketika ramadhan, selepas itu terus futur. Beribadahlah lillahita'ala, kerna Allah itu kekal abadi dan tidak akan meninggalkan kita. Untuk hal ini telah ana coretkan pada artikel untuk ramadhan yang lepas, ana kira elok juga kiranya artikel yang lepas itu di refreshkan kembali untuk ramadhan kali ini, bacalah jika berkesempatan.

Untuk Ramadhan 1431 ini, ana suka rasanya untuk meluahkan dalam bentuk puisi pula, izinkan...

Ia pergi datang kembali,
berputar masa mengakur ilahi,
hamba hamba merasa senang,
menyahut seruan kembali datang.

Manusia cetek terbayang juadah,
manusia celik tergambar ibadah,
manusia kabur teraba raba,
manusia buta tetap membuta.

Ramadhan kareem pembuka bicara,
hati berbunga terus berselera,
selerakan juadah atau ibadah?,
hati kamu tahunya lebih.

Apa ertinya Ramadhan bagimu?,
memaknakan Ramadhan dengan ucapan?,
atau memaknakan ia dengan tingkahmu?,
manusia sering berselisih hati dengan perkataan!.

Hikmah Ramadhan besar sekali,
namun kecil jadinya jika tidak dicari,
menghitung saja berlalunya hari,
menunggu meriahnya 'eidul fitri.

Sudahlah menjadi buta,
mata celik gunakan saja,
lihatlah kurniaan dari tuhan,
sambutlah ia maknakanlah Ramadhan!

Ya Allah, kurniakanlah kami Ramadhan yang lebih bermakna kali ini, kurniakan juga kami dengan lailatul qadr!...ameen ya Robb!...Ramadhan kareem!